Logo RPJMD
Memuat Portal Bapperida
Beranda / Profil Layanan

Profil Bapperida Pasuruan

Mengenal lebih dekat Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Pasuruan — Lembaga yang bertanggung jawab atas perencanaan, riset, dan inovasi pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Sejarah Singkat

Sejarah Singkat Kabupaten Pasuruan Kabupaten Pasuruan merupakan salah satu kabupaten strategis di Provinsi Jawa Timur yang memiliki jejak sejarah panjang dan kekayaan budaya yang luhur. Hari Jadi Kabupaten Pasuruan secara resmi ditetapkan pada tanggal 18 September 929 Masehi. Penetapan ini merujuk pada bukti peninggalan sejarah Prasasti Cunggrang yang dikeluarkan oleh Raja Mpu Sindok dari Kerajaan Medang.

Visi

"Visi Kabupaten Pasuruan berfokus pada terwujudnya Kabupaten Pasuruan yang "Maju, Sejahtera, dan Berkeadilan" (yang juga selaras dengan Visi Jangka Panjang: Kabupaten Pasuruan Cemerlang 2045 : Maju, Mandiri, Berkeadilan, dan Berkelanjutan)."

Misi

  • Mendukung dan Mendorong Kualitas Keimanan dan Kesalehan Masyarakat. (Fokus pada penciptaan masyarakat yang rukun, tertib, tenteram, terlindungi, serta pembangunan budaya dan kesetaraan gender).
  • Memperkecil Ketimpangan dan Kesenjangan Sosial Ekonomi melalui Program Tepat Guna dan Tepat Sasaran. (Fokus pada pembangunan ekonomi inklusif yang berpihak pada wilayah marginal, pembangunan infrastruktur merata, dan iklim investasi yang kondusif).
  • Membangun Sumberdaya Manusia yang Unggul dan Produk Asli Pasuruan yang Kompetitif. (Fokus pada kualitas pendidikan, kesehatan, serta peningkatan produktivitas produk unggulan daerah berbasis teknologi dan inovasi).
  • Memperkuat Sinergitas antara Pemerintah, Pemerintah Daerah, Pemerintah Desa, Dunia Usaha dan Masyarakat sebagai Pilar Membangun Daerah. (Fokus pada kolaborasi, partisipasi seluruh pemangku kepentingan, serta peningkatan akuntabilitas pemerintahan daerah dan desa).
  • Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik berbasis Teknologi Informasi serta Aparatur Pemerintah yang Lebih Profesional dan Humanis. (Fokus pada perluasan akses pelayanan publik melalui digitalisasi (TIK) serta aparatur yang tangkas dan melayani).